Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mentarakan kesepakatan koalisi Partai Gerindra dengan Partai Demokrat tidak mempengaruhi koalisi partai pendukung Joko Widodo. Keenam partai pendukung Jokowi seperti biasa, akan tetap bangun kekuatan.
"Koalisi enam parpol pendukung Pak Jokowi tak terpengaruh dengan sikap mereka," jelas Wasekjen PPP Achmad Baidowi di Jakarta, Senin (30/7/2018) malam.
Menurut Baidowi, enam partai pendukung Jokowi tetap solid dan fokus melakukan konsolidasi internal. Baidowi mengatakan terciptanya kesepakatan Gerindra dengan Demokrat justru membuat terang-benderang bahwa kontestasi Pilpres 2019 akan mengulang Pilpres 2014 dimana hanya akan diikuti dua pasangan calon.
"Dengan demikian, maka kontestasi mengulang pemilu 2014 yakni pilpres hanya diikuti dua pasang calon. Tinggal mereka segera putuskan siapa capresnya. Kalau koalisi kami sudah jelas capresnya Pak Jokowi dan wakilnya diserahkan kepada Pak Jokowi untuk memilih sesuai kebutuhan," jelas dia.
Partai Gerindra dan Partai Demokrat sepakat membangun koalisi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 setelah pertemuan pemimpin kedua partai di Jakarta, Senin.
"Kami sepakat melaksanakan kerja sama politik yang terwujud dalam koalisi. Di mana kita juga berkomunikasi dan mengajak partai lain untuk koalisi," kata Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya.
Prabowo menjelaskan dalam pertemuannya dengan SBY ada kehendak dari ke dua pihak untuk menjalin kerja sama yang erat dalam menghadapi keadaan negara yang berada dalam kondisi kesulitan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir
-
Dianggap Air Ajaib, BRIN Bongkar Fakta Mengerikan Air Sinkhole: Penuh Bakteri dan Logam Berat
-
Alasan Kuat Polisi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65