Suara.com - Jenazah Pendiri PKS Yusuf Supendi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur,Jumat (3/8/2018).
Sebelum dimakamkan, jenazah Yusuf terlebih dahulu disalatkan di masjid yang berada dekat dengan rumah duka di Jalan Lapan V, RT.12 RW 01, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Jenazah kemudian diberangkatkan usai salat Jumat. Tampak hadir dalam pengantaran jenazah tersebut adalah Sekjen PDIP Hasto Kristyanto dan jajaran PDIP serta mantan Presiden PKS Annis Matta bersama beberapa kader PKS lainnya.
Setelah jenazah berangkat dari masjid, baik Hasto dan Annis Matta langsung meninggalkan lokasi.
Yusuf Supendi yang kini tercatat sebagai kader sekaligus bakal caleg PDIP meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Jumat pagi tadi. Menurut putra sulungnya, Fawwaz Abdul Jawwad, ayahnya meninggal karena serangan jantung.
"Yang saya tahu sih sebenarnya bapak itu nggak ada penyakit, tapi ada cuma gula aja. Saya mendapatkan kabar itu jam 4 sore, itu bapak saya kena serangan jantung tiba-tiba. Jadi saya juga kurang tahu itu penyebabnya kenapa," katanya.
Yusuf Supendi tercatat sebagai salah satu pendiri PKS. Ia memilih keluar dan sempat bergabung dengan Hanura pada 2013 lalu. Hingga akhirnya ia kini berlabuh ke PDIP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus