Suara.com - Presiden Joko Widodo sudah menerima tiga usulan nama calon hakim konstitusi, yang diajukan panitia seleksi (pansel) hakim Mahkamah Konstitusi.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin melalui keterangan tertulisnya menerangkan, pansel hakim MK yang diketuai Harjono menyerahkan tiga nama tersebut kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno, pada pada Rabu (1/8).
Namun, Mensesneg Pratikno baru melaporkan hasil seleksi pansel hakim MK ke Presiden Jokowi, Jumat (3/8) hari ini.
"Dalam waktu secepatnya akan dipilih satu orang, dan dilakukan pembacaan sumpah dan janji di depan presiden sebelum masa jabatan Ibu Maria Farida habis," ujar Pratikno seusai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).
Ketiga nama yang diajukan oleh pansel hakim MK itu adalah Enny Nurbaningsih, Ni’matul Huda, dan Susi Dwi Harijanti.
Enny adalah Guru Besar Tata Negara Universitas Gadjah Mada, yang juga Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham.
Sementara Ni’matul Huda selama ini dikenal sebagai Profesor Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia. Sedangkan Susi adalah dosen senior Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
Ketiganya bakal dipilih satu sebagai pengganti Prof Dr Maria Farida Indrati. Maria merupakan hakim MK perwakilan pemerintah, yang masa jabatannya akan berakhir pada tanggal 13 Agustus 2018.
Untuk diketahui, ketiga nama tersebut menempati peringkat tertinggi dari akumulasi nilai pada semua tahapan seleksi.
Baca Juga: Tak Segera Bayar Rp 30 M, Fahri Hamzah Ancam Sita Gedung PKS
Dalam proses seleksi akhir calon hakim MK, pansel telah mewawancarai secara terbuka sembilan peserta yang tiga di antaranya kini telah sampai kepada Presiden Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag