Suara.com - Politisi PDIP Sidarto Danusubroto mengaku tak terlibat dalam proses pemilihan cawapres untuk mendampingi Presiden Joko Widodo maju kembali dalam Pilpres 2019. Ia pun tak mengetahui secara pasti siapa kandidat terkuat yang akan dipilih Jokowi.
Sidarto yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengatakan, ia sangat percaya kepada Jokowi akan memilih putera terbaik sebagai pendampingnya dalam kontestasi Pilpres. Hal itu lah yang membuat Sidarto menyerahkan sepenuhnya segala keputusan akhir oleh Jokowi.
"Tidak (terlibat pemilihan cawapres Jokowi), saya tidak tahu. Yang pasti saya percaya beliau akan memilih putera terbaik," kata Sidarto saat ditemui di Gedung Kemenristekdikti, Jumat (3/8/2018).
Menurut Sidarto, sosok putera terbaik yang akan dipilih Jokowi adalah seseorang yang memiliki tiga indikator utama. Ketiga indikator utama itu antara lain kapasitas diri, integritas dan acceptable.
Meski demikian, Sidarto enggan memberikan bocoran siapakah tokoh yang memiliki ketiga indikator utama tersebut. Sidarto meminta semua pihak bersabar dan menantikan pengumuman akhir dari Jokowi yang akan disampaikan paling lambat pada 10 Agustus 2018.
"Orang punya integritas, bisa diterima semua golongan, dan punya kapasitas. Tiga hal itu lah. Saya enggak tahu siapa, one day akan diumumkan beliau (Jokowi) paling lambat 10 Agustus. Saya enggak tahu bocorannya dari parpol atau non parpol," imbuh Sidarto. (Chyntia Sami Bhayangkara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
Terkini
-
Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi
-
Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?
-
AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg
-
Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?
-
Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat Celsius, Warga Diimbau Waspada Risiko Heat Stroke
-
Todung Mulya Lubis: Dalang Peristiwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Harus Dibongkar Demi Keadilan