Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan, Jumat (3/8/2018). Sejumlah menteri yang dipanggil seperti Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Kemudian ada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum BULOG) Budi Waseso. Pertemuan berlangsung tertutup.
Darmin menerangkan, pertemun di Istana kali ini membahas soal musim kemarau yang dikhawatirkan akan menganggu produksi hasil pertanian.
"Sehingga presiden perlu mengecek kesiapan kita, terutama pangan, beras, (dalam) menghadapi situasi itu. Jadi benar-benar pengecekan saja dan kita sudah jelaskan," kata Darmin.
Dalam pertemuan itu Darmin menerangkan, sektor pangan dalam negeri semuanya cukup. Meski begitu, ia menyebut beberapa harga pangan mengalami kenaikan.
"Dan presiden punya catatan bahwa harga beras hari ini ada sedikit kenaikan, jadi sebelum lanjut benar kenaikan, presiden mengecek. Jadi tadi dari semua angka yang dijelaskan bulog kesiapan kita aman," kata dia.
Stok pangan di Indonesia, kata Darmin, masih aman hingga akhir tahun 2018. Hingga saat ini pemerintah belum mendapat informasi pasti terkait kenaikan harga, salah satunya beras.
"Faktornya kita memang belum tahu betul, tapi bisa saja dibeberapa tempat itu keringnya sudah agak (lama), sehingga pedagang biasa dia mulai coba-coba naikkan dulu, tapi masih kecil. Mumpung masih kecil ya kita dipanggil presiden," katanya.
Salah satu antisipasi pemerintah untuk menekan harga pangan, kata Darmin, adalah membuat operasi pasar. Tetapi Darmin lagi-lagi mengatakan stok pangan aman hingga akhir tahun.
Baca Juga: Dari 575 Bacaleg Hanura, Hanya 9 yang Dinyatakan Memenuhi Syarat
"Bulog sudah menyiapkan perangkat operasi pasar, jadi kita tidak melihat ada masalah persoalan pangan," imbuh Darmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag