Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan, kubu oposan yang mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden, tidak pernah menunggu kubu pendukung bakal capres petahana Joko Widodo untuk mengumumkan calon wakil presiden.
Riza malah balik menyindir blok petahana, yang dianggapnya masih sibuk mengintip kubu koalisi oposan.
Ia mengatakan, partai-partai pendukung Prabowo masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan sosok cawapres, meski pendaftaran peserta Pilpres 2019 adalah Jumat (10/8) pekan depan.
"Pendaftaran masih sampai tanggal 10 Agustus, cukup waktunya. Pak Jokowi yang petahana sampai sekarang belum berani mengumumkan cawapres, seharusnya sudah siap, tak perlu ragu, tidak perlu intip-intip," kata Riza di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2018).
Riza menjelaskan, blok Prabowo masih memantapkan platform serta visi dan misi yang akan diusung saat masa kampanye.
"Kami mantapkan dulu capresnya. Kami mantapkan dulu koalisinya. Kami mantapkan dulu platform, visi misi koalisi," ujarnya.
Ia juga memastikan tidak akan keteteran meskipun sejumlah partai yang merapat ke kubu Prabowo belum resmi menyatakan bergabung dengan koalisi, seperti PAN.
"Insya Allah semua sudah selesai, tinggal kami memastikan lagi cawapres. Kami akan putuskan yang terbaik dari tokoh-tokoh yang ada sekarang," pungkasnya.
Baca Juga: 70 Sekolah Diliburkan saat Asian Games 2017, Berikut Daftarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan