Suara.com - Duta Besar RI untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi, menegaskan bakal terus mendukung Presiden Joko Widodo berkuasa untuk periode kedua, 2019-2024.
Sebagai bentuk dukungannya, ia sengaja meminta Safrizal Rambe, pembuat buku memoar politiknya berjudul ”Bertarung dengan Waktu”, menjelang Pilpres 2019.
"Tentu jelas ini bentuk dukungan moral kepada Jokowi. Sengaja saya keluarkan (buku) mendekati momentum pemilu. Tentu secara moril ini merupakan dukungan kepada Pak Jokowi untuk mencalonkan kembali pada periode kedua," kata Yuddy saat peluncuran buku tersebut di Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).
Ia menuturkan, buku tersebut berisi pengalamannya menjadi tim pemenangan Jokowi pada masa Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014.
Melalui buku itu, Yuddy ingin menegaskan masyarakat yang semakin cerdas dan merebaknya penggunaan media sosial, menjadi tantangan baru bagi tim kampanye Jokowi maupun rivalnya.
"Rakyat semakin cerdas, tantangan baru sekarang media sosial sangat gencar dan sulit membedakan mana fakta, dan hoaks. Jadi, untuk kampanye ke depan, narasi dan argumentasi sangat penting melawan provokasi dan hoaks," jelasnya.
Yuddy juga memberi saran agar tim sukses yang dipilih Jokowi mampu berkomunikasi secara baik kepada masyarakat.
"Saya menyarankan untuk memilih komunikator yang tangguh. Bukan sekadar bisa berkampanye, tapi dapat meyakinkan kelebihan yang ada, apa yang sudah dilakukan dengan baik harus disosialisasikan kepada rakyat dengan jelas," imbuhnya.
Namun, saat diminta keterangan tentang kemungkinan ia terpilih kembali sebagai tim sukses, Yuddy menegaskan tetap fokus sebagai Dubes RI.
Baca Juga: Mayat Misterius Bersimbah Darah di Tambora Ternyata Warga Banten
"Sekarang saya melakukan tugas saya sebagai dubes dulu, belum berpikir untuk kampanye," tutupnya. [mahasiswa magang/Yosafat Diva Bayu Wisesa]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag