Suara.com - Para sekretaris jenderal partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) berencana mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (7/4/2018). Mereka akan menginformasikan mengenai jadwal pendaftaran.
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mengatakan 9 sekretaris jenderal partai politik koalisi akan datang pukul 14.00 WIB. Namun demikian, ketika ditanyakan kapan pendaftaran Jokowi menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019, ia menjawab belum ditetapkan.
"Antara 8-10 Agustus, soal penetapannya tunggu dari calon presiden dan ketua umum," ucapnya.
Sementara itu, pada Senin malam, sembilan sekjen partai koalisi pendukung Jokowi mengadakan pertemuan lanjutan kedua untuk memantapkan visi misi nawacita II.
Sembilan partai politik yang tergabung dalam koalisi Jokowi yaitu PDIP, Partai Golkar, PKB, PPP, Partai Nasdem, Partai Hanura, PSI, PKPI dan Perindo.
Berita Terkait
-
Tim Pemenangan Jokowi Akan Diisi Tokoh di Luar Partai Politik
-
Soal Pidato Berantem Jokowi, Jusuf Kalla : Itu Wajar Saja
-
Intip Makna 4 Makanan di Pertemuan 9 Sekjen Koalisi Jokowi
-
Makan Bakso dan Nasi Goreng, Koalisi Jokowi Bertemu di Cemara
-
Fahri Hamzah Menilai Pidato Berantem Jokowi Picu Perpecahan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu