Suara.com - Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya turut mengirim bantuan makanan dan obat-obat untuk korban bencana gempa Lombok di Nusa Tengggara Barat. Pengiriman bantuan itu sebagai bentuk operasi kemanusian.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis mengatakan, pengiriman bantuan ini sebagai bentuk operasi kemanusiaan untuk meringankan derita warga yang menjadi korban gempa Lombok.
"Saya berharap bantuan ini setidaknya dapat mengurangi beban yang mengalami musibah di sana," kata Idham saat memimpin upacara pengiriman bantuan di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).
Idham juga berterima kasih kepada Kodam Jaya dan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma yang turut membantu operasi kemanusiaan korban gempa Lombok dan daerah lain yang terkena dampak gempa.
"Kita sinergikan bahwa kita semua peduli terhadap sodara kita yang mengalami bencana," kata dia.
Adupun bantuan yang diberikan terhadap korban gempa Lombok di antaranya yakni 2.000 selimut, 5.000 sarung, 500 dus biskuit, 700 dus air mineral, 1.000 dus mie instan, 4.000 pakaian, 1.000 dus obat-obatan, dan 1.000 dus makanan bayi.
"Bantuan ini akan diterbangkan hari ini langsung ke Lombok menggunakan pesawat hercules," tandas Idham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?