Suara.com - Pengkhotbah Ustaz Somad menegaskan tidak bakal menjadi politikus, apalagi menerima tawaran menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.
Penegasan tersebut diutarakan Abdul Somad saat berceramah di hadapan ribuan orang di Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (7/8/2018) malam.
Somad menyatakan penolakannya saat dipertanyakan oleh jemaah tablig tersebut, sekitar pukul 21.00 WIB.
Nama Ustaz Somad direkomendasikan sebagai cawapares untuk Prabowo, oleh GNPF Ulama—organisasi eks demonstran anti-Ahok pada masa Pilkada DKI Jakarta 2017.
“Saya dari dulu memang tidak berkeinginan maju di pangung politik, terserah siapa pun yang tidak setuju silahkan,” tegasnya seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com.
Ustaz Somad mengakui punya alasan menolak tawaran menjadi cawapres Prabowo. Ia mengakui, kakeknya mengiginkannya menjadi seorang pendakwah.
“Sejak kecil hingga besar saya dibesarkan agar menjadi seorang pendakwah, dan mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.
Jemaah yang hadir di acara tausiyah mengakui kecewa atas keputusan Ustaz Somad, kendati mereka juga cukup memaklumi hal itu.
“Kecewa sih, kami sangat menginginkan cawapres pak Ustad Abdul Somad,” kata Aulia, jemaah.
Baca Juga: Gempa Lombok, Kapolda Metro Siap Kirim Polwan Bila Dibutuhkan
Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul “Ustaz Abdul Somad Menolak Tegas Tawaran Cawapres”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal