Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis mengaku siap mengirim pasukan untuk membantu proses evakuasi para korban gempa Lombok di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, persiapan pengiriman personel Polri akan dikoordinasikan kepada Asisten Operasi (Asops) Kapolri Inspektur Jenderal Deden Juhara.
"Untuk pergeseran pasukan, kami Polda Metro menyiapkan. Tapi itu dikoordinir oleh Asops Kapolri, apabila membutuhkan kekuatan kami siap," kata Idham di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).
Dia mengaku siap memerintahkan pasukan untuk dikirim ke lokasi terdampak gempa Lombok dan daerah lain. Personel Polda Metro Jaya yang siap diberangkatkan termasuk para polisi wanita (Polwan) yang bertugas memberikan pendampingan psikologi kepada anak-anak dan perempuan yang menjadi korban bencana alam.
"Contohnya polwan untuk trauma healling. Tapi prinsip kami siap jika digeser (diberangkatkan)," kata dia.
Hari ini, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma telah mengirim bantuan berupa makanan, pakaian serta obat-obatan untuk membantu korban gempa Lombok.
Bantuan yang dikirim ke lokasi korban gempa di antaranya 2.000 buah selimut, 5.000 buah sarung, 500 dus biskuit, 700 dus air mineral, 1.000 dus mie instan, 4.000 pakaian, 1.000 dus obat-obatan dan 1.000 dus makanan bayi.
"Memang Polda Metro Jaya punya program peduli, baik peduli pada masyarakat kecil, lingkungan, ulama, remaja bahkan hal-hal yang kontigensi. Ini juga yang kita selalu sinergikan ketika ada kejadian yang terjadi di Indonesia yang selalu kita sinergikan dengan kesatuan-kesatuan yang lain," imbuh Idham.
Berita Terkait
-
Gempa Lombok, Polda Metro Hari Ini Terbangkan Bantuan Logistik
-
Cerita Korban Selamat Masjid Roboh Usai Diguncang Gempa Lombok
-
Gempa Lombok, Masih Ada Laporan Korban Tertimbun Reruntuhan
-
Beredar Isu Pencurian Pasca Gempa Lombok, Ini Faktanya
-
Gempa Lombok, Begini Detik-detik Runtuhnya Masjid Jabal Nur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!