Suara.com - Mucikari Apartemen Kalibata City Gunakan Beetalk Buat Pasarkan Anak-anak ke Pria Hidung Belang
Mucikari yang menjalankan bisnis prostitusi anak di apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, ternyata menggunakan aplikasi media sosial Beetalk untuk memasarkan sejumlah anak-anak perempuan kepada para pelanggan.
Tiga mucikari yakni berinisial SBR alias Obay, TM alias Oncom, dan RMV memiliki peran masing-masing dalam bisnis esek-esek tersebut.
SBR berperan memajang foto-foto anak-anak perempuan yang bisa dipesan oleh pria hidung belang. Harga yang dipatok dari anak-anak yang direkrut menjadi pekerja seks komersial berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.
Dalam praktik prostitusi ini, RMV dan TM berperan menyediakan kamar apatemen bagi pria hidung belang yang hendak berhubungan badan dengan anak-anak perempuan.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menjelaskan, apabila ada pelanggan yang bersedia membayar uang jasa pelayanan seks, para pelaku mendapatkan uang imbalan sebesar Rp 50 ribu.
"Dari uang yang diberikan oleh beberapa pria tersebut, mucikari mendapatkan uang," kata Nico di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).
Pengungkapan kasus prostitusi anak-anak di bawah umur itu dilakukan setelah polisi menggerebek kamar di Apartemen Kalibata City, Tower Flamboyan, Lantai 21 AH pada Kamis (2/8/2018).
Polisi menangkap tiga tersangka berinisial SBR alias Obay, TM alias Oncom, dan RMV yang berperan sebagai mucikari dalam bisnis prostitusi anak-anak di bawah umur
Baca Juga: Sri Mulyani Perpanjang Pajak Pelat Mobil Dinas, Kok Cuma 1 Tahun?
Selain menangkap para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga telepon genggam, bukti transfer uang dan sejumlah kondom bekas yang sudah terpakai.
Dalam kasus ini, para mucikari yang ditangkap dijerat Pasal 296 KUHP tentang Tindak Pidana Prostitusi dan Pasal 506 KUHP tentang Penyedia Perbuatan Cabul dengan hukuman satu tahun penjara.
Berita Terkait
-
Gerebek Apartemen Kalibata, Polisi Dapati Gadis Belia dan Kondom
-
Menteri Yohana: Tumpas Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata City
-
Tawarkan Jasa Seks Fantasi Penyiksaan, NYM Ditangkap
-
Terjun dari Apartemen Kalibata City, Pacar: Tingkah Gebi Aneh
-
Suasana Apartemen Kalibata City Setelah Bunuh Diri Gebi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan