Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tidak tampak mendampingi bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mendaftar ke KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).
Posisinya diganti oleh Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Agus Harimurti Yudhoyono. Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, SBY memunyai alasan tersendiri mengutus putra pertamanya itu mendampingi Prabowo mendaftar ke KPU.
"Supaya wajah di KPU keren, Mas AHY yang datang. Jadi sebagai komandan Kogasma dia dikasih mandat mewakili pak ketua umum, saya yang mendampingi," kata Hinca seusai mendampingi Prabowo.
Hinca menyebut SBY lebih memilih tetap berada di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
"Ada di kuningan," pungkasnya.
Untuk diketahui, bakal calon presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Sandiaga Uno mendaftarkan diri ke KPU, Jumat (10/8/2018) pukul 13.35 WIB.
Terlihat dua ketua umum partai pendukung mendampingi Prabowo-Sandiaga mendaftarkan diri, seperti Ketua Umum Partai PAN Zulkifli Hasan, dan Presiden PKS Sohibul Iman. Selain itu, adapun beberapa elite partai tampak hadir mengikuti jalannya pendaftaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf