Suara.com - Putra Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono akan turut berkampanye untuk menarik pemilih generasi milenial memilih pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Demokrat mengklaim punya pengalaman di 2014 membantu Prabowo melawan Jokowi.
"Mas AHY turun penuh untuk anak muda dan milenial. Dan jangan lupa yang sebelumnya kami belum ikut kontestasi Prabowo lawan Jokowi," ujar Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018).
Menurut dia, Agus Yudhoyono menghormati keputusan gabungan partai pengusung Prabowo-Sandiaga dan menghormati putusan majelis tinggi Partai Demokrat untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Agus Yudhoyono selain sebagai Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Partai Demokrat, disebut Hinca nantinya akan disiapkan memimpin bersama tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.
"'Rematch' ini kami turun 'full' untuk Pak Prabowo," ucap Hinca.
Terkait tidak hadirnya SBY dalam pendaftaran Prabowo-Sandiaga ke KPU RI, Hinca mengatakan mereka berbagi tugas sehingga yang hadir dalam pendaftaran tersebut Agus Yudhoyono serta dirinya.
Di lokasi sama, Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan tim kampanye belum ditetapkan dan terbuka kamungkinan AHY yang menjadi pemimpin.
"Mungkin saja (AHY) bisa, tetapi belum tahu saya. Tadi tanya Sekjen saat salat Jumat belum tahu," ucap dia.
Andre mengatakan nantinya Prabowo bersama pimpinan partai-partai koalisi yang akan memutuskan struktur tim kampanye. (Antara)
Baca Juga: Ma'ruf Amin Baru Yakin Jadi Cawapres setelah Ditelepon Megawati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK