Suara.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan salat Idul Adha bersama Imam Masjid New York Amerika Serikat, Syamsi Ali, di Masjid Agung Jawa Tengah, Rabu (22/8) pekan depan.
Ketua DPP MAJT Noor Ahmad mengatakan, Presiden Joko Widodo akan hadir berbaur dengan ribuan jemaah lainnya. Sementara Imam Besar Masjid New York Syamsi Ali akan bertindak sebagai pengisi khotbah.
"Karena seperti biasanya akan hadir ribuan jemaah, jadi kami mempersiapkan semuanya, dari tempat salat dan pengamanan, karena protokolernya meminta begitu," kata Noor Ahmad, Senin (13/8/2018).
Untuk mengantisipasi ribuan jemaah, pengurus masjid akan membangun payung raksasa di halaman masjid.
Tak hanya itu, masjid yang arsitekturnya memadukan ciri Jawa dan Eropa ini juga mendapat sumbangan sapi kurban dari Jokowi. Belum diketahui jenis dan bobot sapi yang akan dikurbankan Jokowi.
"Ya kami bangga, MAJT dapat sumbangan sapi Pak Jokowi. Belum kami terima, tapi katanya ukurannya besar. Pak Jokowi yang akan menyerahkan sendiri langsung ke panitia kurban MAJT," lanjutnya.
Terkait khatib salat Ied, Noor Ahmad memastikan Syamsi Ali sudah dikonfirmasi kehadirannya.
"Syamsi Ali sebelumnya akan hadir pada konser amal di MAJT 20 Agustus 2018, yang dananya untuk membantu pembangunan pondok pesantren Indonesia di New York," katanya.
Ia mengatakan, Syamsi Ali merupakan penggagas pembangunan ponpes ala Indonesia yang pertama di Amerika Serikat.
Baca Juga: Tak Punya Utang, Harta Kekayaan Prabowo Rp 1,9 Triliun
"MAJT termasuk pendukung gagasan tersebut, sehingga untuk Jateng, konser amal digelar di MAJT dengan mendatangkan grup Sabyan Gambus dan penyanyi religi Melly Goeslaw," tukas Wakil Ketua Komisi VIII DPR tersebut.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
-
Bukan Cuma Partai di Senayan, Komisi II DPR Bakal Libatkan Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI