Suara.com - Sebanyak 7 ribu lebih personel polisi akan dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan terkait peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada Jumat (17/8/2018), besok. Ribuan personel itu akan menjaga ketat sejumlah lokasi yang digunakan penyelenggaran upacara 17 Agustus.
"Ada hut kemerdekaan indonesia, nanti keseluruhan pengamanan yang kami libatkan 7.883 orang. Nanti di semua walikota ada kegiatan upacara tersebut. Dan untuk di pusat kami juga akan melibatkan seluruh personel. Nanti akan kami bagi, ada yang ikut upacara ada juga yang mengamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (16/7/2018).
Jelang peringatan hari kemerdekaan, polisi akan melaksanakan patroli pengamanan di seluruh kawasan di Jakarta, malam ini
"Semua kegiatan akan kita lakukan pengamanan ya.Kita gunakan patroli, kita masih juga gunakan," ucapnya.
Selain pengamanan, polisi juga menerapkan rekayasa lalu lintas terkait acara apel kehormatan dan renungan 17 Agustus yang akan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Rekayasa lalin itu pun akan dilaksanakan sejak malam ini.
"Acara itu nanti kan 00.00 WIB sehingga kita di min-2 sudah kita alihkan, nanti kita lihat situasi, di min-2 jam 00.00 WIB itu jam 22.00 WIB, tapi kita lihat situasi dulu, barangkali situasi cukup trouble, pukul 09.00 WIB kita mulai alihkan,” kata Sudarmanto saat dihubungi secara terpisah
Dia pun memastikan, polisi hanya melaksanakan rekayasa lalin dan tidak menutup jalan yang mengarah ke TMP Kalibata.
"Jadi kita tidak melakukan penutupan tapi kita melakukan pengalihan arus,” jelasnya.
Adapun pengalihan arus terkait pelaksanaan apel dan renungan di TMP Kalibata sebagai berikut:
Baca Juga: Hasil Cabor Sepakbola Asian Games 2018 Kamis 16 Agustus
- Arus lalin dari arah Pancoran yang akan belok ke arah TMP Kalibata diluruskan ke arah Pasar Minggu.
- Arus lalin dari arah Pasar Minggu yang akan belok ke arah TMP Kalibata diluruskan ke arah Pancoran.
- Arus lalin dari arah PGC yang akan belok ke arah TMP Kalibata diluruskan ke arah Cawang Kompor.
- Arus lalin dari arah Cawang Kompor yang akan belok ke TMP Kalibata diluruskan ke arah PGC Cililitan.
- Arus lalin dari arah Komplek Bakin lewat Mal Kalibata bisa tembus ke Volvo Jalan Raya Pasar Minggu.
- Arus lalin dari arah Komplek Bakin bisa belok kiri ke Kalibata dan putar balik ke arah Pengadegan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak