Suara.com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno melaksanakan salat Jumat di Masjid Jam'i Cikini Al Ma'mur, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).
Sandiaga melaksanakan Salat Jumat tidak bersama calon presiden pasangannya, Prabowo Subianto. Padahal, sejak Jumat pagi, keduanya tampak bersama-sama mengikuti upacara HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat.
Sandiaga menuturkan, dirinya tak melaksanakan salat Jumat bersama Prabowo, karena Ketua Partai Gerindra itu akan melakukan kunjungan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
"Pak Prabowo ke KONI, tapi mau kunjungan ke UKM, nanti juga makan siang mau kulineran," ujar Sandiaga.
Sandiaga yang mengenakan baju kemeja putih tampak sedang memakan buah apel di dalam mobilnya saat tiba di lokasi.
"Saya sengaja makan di wadah, ini pecintaan lingkungan, jadi tak ada plastik yang dibuang. Jadi pakainya wadah plastik. One apple a day, keep a docter away (satu apel per hari, biar tidak sakit)," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998