Suara.com - Kedua bakal calon presiden di Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Jokowi, sama-sama bersepakat untuk bertemu dalam waktu dekat.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, seusai menghadiri upacara penurunan bendera peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jumat (17/8/2018).
"Iya. Tunggu 17-an kelar dulu lah," kata Zulkifli yang kala itu ditemani putera bungsunya M Rafi Haikal.
Menurut Zulkifli, masing-masing pihak telah menyetujui adanya rencana pertemuan tersebut. Namun, ia tidak memberi tahu secara gamblang kapan pertemuan kedua bakal rival terebut.
"Pak Jokowi juga sudah oke, Pak Prabowo oke. Nanti kita lihat," pungkasnya.
Prabowo Subianto sendiri sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan mantan Wali Kota Surakarta periode 2005 hingga 2012 itu.
Akan tetapi, Prabowo masih mencari waktu yang tepat dikarenakan jadwal Jokowi sebagai pemimpin negara yang sangat padat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!