Suara.com - Dua paket ganja kering siap pakai ditemukan oleh Aviation Security Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang di kargo bandara, Jumat (17/8) sekitar pukul 11.30 WIB.
Informasinya, saat ditemukan, dua paket tersebut terbungkus selotip warna coklat. Petugas yang saat itu bertugas melihat barang mencurigakan saat melewati x-ray kargo.
Merasa ada yang ganjil dengan paket tersebut, petugas kargo pun memanggil petugas keamanan untuk diperiksa. Ternyata kecurigaan petugas terbukti.
Saat diperiksa dan dicek, terdapat paket kertas warna putih yang membungkus daun kering diduga ganja.
Mendapati hal tersebut, petugas pun menghubungi polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Dua paket ganja kering yang menggunakan jasa pengiriman Pos Indonesia tersebut hendak dikirim ke dua tujuan di Bali dari Palembang.
Diketahui, pengirim paket tersebut berinisial LG Online Shop, beralamat di Jalan Segaran, Palembang.
Sementara identitas penerima yakni berinisial D online, beralamat di Tabanan, Bali dan berinisial IMRM di Kabupaten Badung, Bali. Kedua paket tersebut diketahui hendak diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 111 sekira pukul 13.25 WIB dengan tujuan Jakarta.
Belum diketahui berat paket ganja kering yang hendak dikirim tersebut.
Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan adanya penemuan paket ganja di bandara tersebut.
Baca Juga: Misteri Penemuan 14 Kg Ganja Tak Bertuan di Markas TNI AU Bogor
"Benar ada penemuan ganja di kargo bandara. Penyelidikan langsung diambil alih oleh Polda Sumsel," pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000