Suara.com - Sebanyak 17 paket besar ganja kering yang belum diketahui pemiliknya alias tak bertuan baru saja ditemukan oleh anggota POM TNI AU di sekitar Tugu Helikopter Lanud Atang Sendjaja, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dansat POM TNI AU Lanud Atang Sedjaja Letkol POM Kadek Jaya mengatakan, temuan tersebut bermula saat beberapa anggotanya hendak melakukan patroli di sekitar Tugu Helikopter pada Kamis (2/8/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.
"Kemudian saat menuju Tugu Heli, dari kejauhan ada sebuah mobil yang sedang menurunkan kardus besar dan di belakangnya ada motor," kata Kadek saat ditemui Suara.com di lokasi penemuan paket belasan ganja, Kamis (2/8/2018).
Karena curiga, anggota langsung mencoba mendekati kendaraan tersebut. Namun pengemudi mobil langsung memacu kendaraannya melarikan diri. Saat dicek, anggota mendapati kardus besar yang ditinggalkan mereka.
"Anggota sempat melihat, pengendara motor itu memasukan barang dari dalam kardus ke jaketnya. Kardus itu berisi 17 paket besar berisi ganja kering. Kemungkinan mereka sedang transaksi," bebernya.
Setelah itu, anggota langsung mengamankan barang bukti tersebut ke Pos Penjagaan POM TNI AU selanjutnya melapor ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Bogor Nugraha Setia Budhi mengatakan, barang bukti paketan ganja seberat 14,6 kilogram tersebut akan dibawa ke markas BNN Kabupaten Bogor guna pengembangan dan mencari siapa pemiliknya.
"Kemungkinan mereka ini menganggap lingkungan militer lebih aman dijadikan tempat transaksi narkoba," ucap Budhi.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: WNI Diduga Terlibat di Teror Bom Mobil Filipina, Polri Akan Cek
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK