Suara.com - Seluruh jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu masih ditutup. Penutupan itu akibat kebakaran di kawasan hutan yang diperkirakan terjadi di wilayah dua provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Asisten Perhutani (Asper) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Dan Sekitarnya, Marwoto membenarkan jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu ditutup.
"Semua jalur pendakian ditutup, karena terjadi kebakaran di sisi utara puncak Lawu. Ini sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Marwoto dihubungi, Senin (20/8/2018) malam.
Jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu berada di empat lokasi. Yaitu, jalur pendakian melalui Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur, jalur pendakian Cemoro Kandang dan Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah, serta jalur pendakian Jogorogo, Ngawi, Jawa Timur.
Namun ia belum bisa menyebutkan berapa luas hutan yang terbakar dan berada petak berapa saja. Alasannya, petugas yang berada di sekitar lokasi kebakaran belum bisa dihubungi.
"Saya belum bisa memastikan kebakaran terjadi di petak berapa saja, karena petugas yang di atas belum bisa dihubungi," ucapnya.
Ia menyebutkan kebakaran terjadi di tiga wilayah kabupaten. Yaitu Magetan, Ngawi, Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah.
Seperti diberitakan, pada Kamis-Jumat 16-17 Agustus lalu, kawasan sekitar puncak Gunung Lawu juga terbakar. Akibatnya, seluruh pendaki yang sudah berada di puncak untuk memperingati HUT ke-73 RI turun lagi.
Sedangkan para pendaki yang masih dalam perjalanan di jalur pendakian, batal melanjutkan pendakiannya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri