Suara.com - Aparat Polres Pamekasan, Jawa Timur, kesulitan mengungkap kasus pembunuhan istri pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) setempat belum lama ini.
"Kami masih mencari bukti-bukti pendukung dan saksi. Kami kesulitan mengungkap kasus ini, karena tidak ada saksi yang mengetahuinya," kata Kanit Pidana Umum (Pidum) Polres Pamekasan Iptu Agus Sugianto di Pamekasan, Sabtu (25/8/2018) seperti dikutip dari Antara.
Korban pembunuhan itu bernama Sri Banowati Ningsih (52), warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Menurut Kanit 1 Pidum Polres Pamekasan Iptu Agus Sugianto, pihaknya masih terus bekerja keras untuk mengungkap pelaku pembunuhan.
"Kami masih mencari bukti-bukti yang bisa mengarah ke salah satu tersangka. Kami tidak bisa gegabah untuk menetapkan tersangka," kata Agus.
Ia juga membantah kabar yang berkembang di masyarakat bahwa korban Banowati itu tewas karena dianiaya oleh suaminya sendiri.
Sementara, hingga kini, polisi telah memeriksa sebanyak 15 orang sebagai saksi dalam kasus pembunuhan istri pejabat Dishub Pemkab Pamekasan itu, termasuk suami korban.
Sri Banowati Ningsih ditemukan tidak bernyawa dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya di dalam rumahnya pada 29 Januari 2018. Meninggalnya ibu satu anak tersebut pertama kali ditemukan oleh suaminya.
Baca Juga: Kevin / Marcus Menang Dramatis, Dua ganda Putra ke Perempat Final
Berita Terkait
-
Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami
-
Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
Sebelum Bunuh Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Diduga KDRT hingga Paksa Gugurkan Kandungan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!