- Kuasa hukum keluarga menawarkan hadiah Rp20 juta bagi penemu sepeda motor dan ponsel mahasiswi NDR yang hilang.
- Barang milik korban tersebut hilang setelah ditemukan meninggal dunia di kamar indekos, Kota Mataram, Minggu (17/5).
- Pihak keluarga menjamin kerahasiaan identitas pelapor yang memberikan informasi terkait barang bukti penting bagi penyelidikan kepolisian tersebut.
Suara.com - Kuasa hukum keluarga mahasiswi NDR, yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Gomong, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, membuka sayembara berhadiah Rp20 juta bagi masyarakat yang dapat membantu menemukan telepon seluler dan sepeda motor milik korban yang hingga kini belum ditemukan.
"Jadi, di sini kan ada handphone dan kendaraan roda dua milik NDR yang hilang, itu belum ditemukan sampai sekarang. Kalau ada masyarakat umum yang bisa bantu temukan, akan kami kasih hadiah uang Rp20 juta," kata kuasa hukum keluarga NDR, Lalu Anton Hariawan, di Mataram, Jumat (10/7/2026).
Ia mengatakan masyarakat yang memiliki informasi atau berhasil menemukan barang tersebut dapat melapor langsung ke kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) NTB di Jalan Bung Karno Nomor 10, Pagutan, Kota Mataram.
"Saya jamin kerahasiaan identitas pihak yang menemukan. Bisa langsung ke kantor kami, bisa juga ke kepolisian," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Lalu Anton mengungkapkan, kendaraan roda dua milik almarhumah yang hilang merupakan Honda Beat berwarna biru dengan sepatbor depan berwarna putih dan bernomor polisi EA 6129 KB.
Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan pihaknya belum menemukan barang berharga milik almarhumah yang dinyatakan hilang sejak jenazah ditemukan di kamar indekosnya.
Selain sepeda motor, satu unit telepon seluler milik almarhumah juga belum ditemukan. Polisi meyakini barang tersebut dapat menjadi petunjuk penting dalam upaya mengungkap motif di balik kasus kematian NDR.
Mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, itu pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh sepupunya bersama seorang rekannya yang baru tiba dari Jakarta pada Minggu (17/5) malam.
Saat ditemukan, jenazah NDR dalam posisi terlentang dan tubuhnya telah kaku di dalam kamar indekos dengan pintu terkunci.
Baca Juga: WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
Kasus kematian NDR sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.
Berbagai kalangan pun menyuarakan dukungan kepada keluarga korban serta berharap kepolisian segera mengungkap fakta di balik kematian mahasiswi tersebut.
Berita Terkait
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?
-
KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa