Suara.com - Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengatakan pertemuan dengan para sekjen partai koalisi pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan dilangsungkan rutin setiap hari Senin dan Kamis.
Dirinya menyebut, secara resmi, pada urutan pertama PKS didapati sebagai tuan rumah. PKS sendiri memilih hotel di kawasan Simatupang, Jakarta Selatan sebagai tempat pertemuan para perwakilan parpol koalisi dan juga calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
"Yang kita banggakan Bapak Wapres kita bapak Sandi insyaAllah terpilih 2019 ini sudah memberikan pengarahan kepada kita tadi sebagai pembukaan, bagaimana visi misi ke depan dan pembagian kerja sampai ke daerah bahkan bagaimana pola kerja samanya dan kita juga tadi mulai brain storming isu-isu yang berkembang di tanah air," kata Mustafa di Hotel Aston, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).
Mustafa menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, para sekjen, perwakilan parpol, beserta cawapres Sandiaga Uno sepakat untuk menciptakan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia yang semakin kokoh dalam rangka menyambut Pilpres 2019. Lebih lanjut, Mustafa mengatakan bahwa nantinya akan membahas isu-isu ekonomi dalam pertemuan selanjutnya.
"Kita sama-sama menggambarkan iklim yang kondusif untuk demokrasi yang sehat di tahun 2019 ini dan kita juga bicara tentang yang lebih sedikit lebih teknis tentang KPU bagaimana nanti (daftar pemilih tetap) DPT nya lalu kemudian juga kita bicara tentang isu-isu perekonomian yang memang sekarang ini terus mengemuka dan kita sudah mulai mengarah," jelas Mustafa.
Mustafa pun menyebut pertemuan yang akan rutin digelar setiap hari Senin dan Kamis akan lebih kokoh jika dalam arahan dan bimibingan Sadiaga.
"Tapi akan lebih kokohnya nanti kita hari Senin akan ketemu kembali untuk pertemuan para Sekjen ini di bawah arahan dan bimbingan dari pak Sandi dan mungkin akan kita rutinkan setiap Senin dan Kamis," tutup Mustafa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat