Suara.com - DPD Partai Demokrat Jawa Barat memastikan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar tetap berada di kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Deddy belum menjadi jubir Jokowi - Maruf Amin.
Deddy Mizwar yang telah datang ke kantor DPD Partai Demokrat, juga telah mengiyakan hal tersebut, meski belum mau bicara banyak soal isu ini.
"Ini (Datang ke DPD Partai Demokrat Jawa Barat) untuk klarifikasi. Karena harus ada etika. Mekanismenya di DPD," ujar Deddy di kantor DPD Partai Demokrat Jawa Barat, di Jalan Insyinyur Sutami, Bandung, Kamis (30/8/2019)
Terkait soal isu yang sudah beredar luas soal dirinya akan merapat menjadi Juru Bicara di TKN kubu Jokowi, dan apakah sudah ada perjanjian untuk mendukung kemenangan Jokowi - Maruf Amin, Deddy hanya tersenyum.
"Itu nanti lah, kita kan bisa berkomunikasi dengan siapa saja," kata dia.
Juga soal jika nanti dirinya tetap akan bergabung ke kubu Jokowi - Maruf Amin, dan akan keluar dari Partai Demokrat, lagi-lagi mantan artis senior ini irit Bicara.
"Nanti mekanisme partai yang memutuskan itu, saya nggak berhak memutuskan itu. Saya menerima apapun keputusan dari Partai," tuturnya.
Kontributor : Rizki Aulia Rachman
Baca Juga: Deddy Mizwar Dipastikan Tidak Gabung Kubu Jokowi - Ma'ruf Amin
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK