Suara.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku sering mendapat hinaan di media sosial (medsos). Curhatan itu diutarakan Abdul Somad saat ceramah di hadapan ribuan jamaah, di lapangan Masjid Ikhtiar, Kompleks Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/9/2018) Subuh.
Ustaz kondang dan dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru itu didapuk memberi ceramah pada kegiatan ceramah subuh, bertema Persatuan Umat.
Di tengah ceramahnya, Ustaz Abdul Somad mengaku memiliki haters yang menebar kebencian terhadapnya di media sosial. Membaca komentar-komentar miring terhadapnya, ustaz Abdul Somad mengaku sempat geram.
Namun di tengah amarahnya itu, sejumlah sahabat mengingatkannya untuk tetap bersabar. Dengan mengutip ayat Alquran dalam Surah Al Ashr.
"Saya marah, tapi diingatkan, ustaz sabar. Saya bilang kenapa harus bersabar? Dijawab, kan ceramah ustaz tadi harus bersabar," ujar Ustaz Abdul Somad disambut riuh tawa jamaah.
Menurutnya, sahabat memang dibutuhkan untuk saling mengingatkan dalam kesabaran. Sebagaimana dalam ayat pada Surah Al Ashr yang berisi saling mengingatkan dalam kebenaran dan saling mengingatkan dalam kesabaran.
"Artinya harus dua pihak yang saling mengingatkan," ujar Ustaz Abdul Somad. (Lirzam Wahid)
Kontributor : Lirzam Wahid
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook