Suara.com - Kubu Jokowi – Maruf Amin menuding bakal calon wakil presiden rivalnya, Sandiaga Uno, menyebar hoaks soal kondisi perekonomian nasional kekinian.
Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, menyebut Sandiaga Uno menyebar hoaks karena mengatakan ukuran tempe sudah setipis kartu ATM akibat biaya produksi yang kian meroket.
"Apa yang disampaikan Pak Sandiaga soal tempe sekarang setipis ATM itu cenderung hoaks. Itu saja," ujar Karding di kantor pusat TKN KIK, Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2018).
Sementara pada Senin siang, bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto melakukan silahturahmi dengan Shinta Nuriyah Wahid di kediamannya Jalan A Munawaroh II, Ciganjur, Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga dibekali oleh-oleh makanan tempe mendoan oleh Istri mendiang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Mantan Wagub DKI Jakarta ini tak bisa menyantap langsung tempe pemberian istri Gus Dur karena tengah menjalani puasa sunah hari Senin.
"Saya dikasih oleh-oleh tempe yang tidak tipis seperti kartu ATM, karena kebetulan lagi saum (puasa), kita sama-sama puasa, ibu (Shinta) ini puasa terus. Nanti buat buka puasa," kata Sandiaga.
Terkait pemberian tersebut, Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa ini tidak mau berkomentar banyak.
"Saya tak mau berkomentar soal (pemberian) itu, soal mendoan," kata Karding. [Dwi Bowo Rahardjo]
Baca Juga: Jokowi Didukung 3 Bos Media, Timses: Ada yang Iri
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?