Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, Selasa (11/9/2018) hari ini mendatangi kedai kopi Tak Kie. Dia juga Pangkas Rambut Ko Tang yang berlokasi di Gang Gloria, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).
Dua lokasi tersebut sebelumnya pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo saat berkampanye di Pilkada 2012.
Saat ditanya apakah kedatangannya tak takut dianggap mengikuti jejak Jokowi, Sandiaga tak menepis hal tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya mengikuti jejak mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Memang faktanya ngikutin jejak ko, nggak usah kita ini (tutupi). Tapi saya memang dibawa sama Pak Frans," ujar Sandiaga usai memangkas rambut di Pangkas Rambut Ko Tang, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).
Meski demikian, Sandiaga menuturkan kedatangannya untuk mendorong usaha kecil mikro menengah (UMKM).
"Jadi ini membantu UMKM salah satu pemberdayaan ekonomi rakyat untuk kita berpihak ke ekonomi bangsa sendiri adalah ikut mensupport UMKM dan rumah potong rambut Ko Tang ini sudah berpuluh tahun jadi ikon di wilayah Glodok," kata dia.
Lebih lanjut, Sandiaga mengaku dirinya sudah empat kali memangkas rambutnya di Pangkas Rambut Ko Tang. Sebab Pangkas Rambut Ko Tang kata Sandiaga berbeda dengan pangkas rambut di tempat lain.
"Saya ini empat kali kesini, pertama kali dulu waktu nyalon di DKI, diajak kesini ternyata cocok. Layanan lain yang nggak ada ditempat lain itu membersihkan kuping. Jadi bisa denger lebih jelas, jadi suara rakyat 7,5 bulan kedepan kita harus bisa mampu mendengar suara rakyat kecil yang selama ini tidak terdengar," tandasnya.
Baca Juga: Asal-usul Tempe Setipis Kartu ATM, Sandiaga Ungkap Sosok Bu Yuli
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?