Suara.com - Kemarin, Selasa tepat peringatan (11/9) 17 tahun lalu serangan 9/11. Kabarnya, kelompok militan islamis Al-Qaeda telah merilis pesan baru yang konon berasal dari pemimpinnya yang sulit dikenali Ayman al-Zawahiri.
Pesan itu datang dalam bentuk video berdurasi 30 menit berjudul "Bagaimana Kita Menghadapi Amerika?". Video tersebut dikaitkan dengan Zawahiri, berdasarkan dari suara yang ada di video itu.
Rekaman itu melukiskan keputusan mantan Presiden George W. Bush untuk melancarkan perang melawan teror di Timur Tengah dan pinggirannya dalam menanggapi serangan 9/11.
"Tujuh belas tahun telah berlalu sejak Bush meluncurkan perang Salibnya melawan Muslim, perang yang terkait dengan permusuhan historis yang ditujukan pada Islam mulai dari fajar hingga hari ini," isi pesan itu.
"Di balik semua konflik yang melibatkan umat Islam, seseorang menemukan campur tangan langsung dari tentara salib sekuler Barat dalam kepemimpinan Amerika. Pada dasarnya nuansa permusuhan lain tumpang tindih dengan keagaamaan, keinginan untuk membangun hegemoni atas lokasi geografis, dan sebagainya," katanya lagi. [Newsweek]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian