Suara.com - Calon wakil presiden pasangan Joko Widodo atau Jokowi, Maruf Amin membanggakan proyek pembangunan infrastruktur selama Jokowi jadi presiden. Maruf Amin tengah ceramah di dalam masjid saat memaparkan pencapaian Jokowi selama hampir 5 tahun memimpin.
Ceramah itu disampaikan Maruf Amin di Masjid Syekh Nawawi Al-Bantani, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Senin (17/9/2018). Maruf Amin memberi tausiyah dalam Peringatan Tahun Baru 1440 Hijriyah dan Dies Natalies ke-37 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
“Saat ini infrastruktur Papua dan daerah lain tidak jauh beda. Harga komoditas yang jadi kebutuhan masyarakat juga sama, satu harga. Agenda perbaikan ekonomi bangsa ini perlu ditopang oleh situasi kebangsaan yang kondusif,” kata Maruf Amin dengan berceramah lesehan di dalam masjid.
Maruf Amin juga meminta masyarakat Banten memilihnya menjadi wakil presiden. Kedatangannya sebenarnya ditolak mahasiswa setempat karena dicurigai akan menjadikan masjid sebagai tempat berkampanye.
“Saya ditunjuk Pak Jokowi sebagai calon wakil presiden. Saya pertama orang Banten yang akan masuk sebagai calon wakil presiden. Saya berharap orang Banten ke depan akan kembali ada wakil presiden dan sampai presiden dari warga Banten,” ucap Maruf Amin.
Maruf Amin meminta restu dan doa kepada mahasiswa yang datang dalam acara tersebut untuk merestui dirinya maju sebagai calon wakil presiden.
“Nanti saya ke sini lagi sebagai wakil presiden. Bukan sebagai calon wakil presiden, mohon doa dan restu saya hijrah ke jalur struktural, saya maju sebagai wakil presiden RI. Siapa tau yang nanti jadi presiden nanti alumni Untirta,” ungkapnya.
Artikel ini sebelumnya dimuat oleh BantenNews.co.id yang merupakan jaringan Suara.com dengan judul: KH Ma’ruf Amin Ajak Akademisi dan Mahasiswa Majukan Bangsa
Baca Juga: Hari ini, Maruf Amin Ditolak Datang ke Kampus UNTIRTA Banten
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT