Suara.com - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mematok target tinggi pada Pemilu 2019. Partai yang baru didirikan tahun 2014 ini menargetkan masuk posisi tiga besar pemenang pemilu.
Hary Tanoesoedibjo meminta doa restu pada Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar target partai yang baru berdiri tahun 2014 ini tercapai. Ini disampaikan Hary Tanoe pada acara pembekalan Calon Anggota Legislatif DPR-RI dari Partai Perindo.
"Target kami tiga besar. Mohon doa restunya. Kalau boleh kampanyenya bareng nanti pak," ujar Hary Tanoe disambut tawa caleg dan hadirin di Jakarta Concert Hall, Inews Center, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).
Ia menjelaskan, kalau target tiga besar tercapai, akan ada banyak wakil dari Partai Perindo yang menjadi anggota DPR RI di Senayan.
Nantinya, kata dia, Partai Perindo akan turut berupaya memenangkan Jokowi – Maruf Amin pada Pilpres 2019, sehingga antara pihak eksekutif serta legislatif nantinya sepaham.
"Bukan itu saja, tapi akhirnya berikan tandem bekerja sama dengan pemerintah. Harapannya Jokowi dan Maruf Amin bisa bangun Indonesia berkeadilan, sesuai cita-cita kemerdekaan kita. Bukan hanya merdeka tapi bersatu berdaulat adil makmur," katanya. [Dwi Bowo Rahardjo]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun