Suara.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat yang baru dilantik, Zulkieflimansyah menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyetujui perubahan status Universitas Teknologi Sumbawa menjadi Universitas Negeri.
Zul mengatakan keputusan Jokowi untuk merubah status Universitas Negeri Teknologi Sumbawa disampaikan sebelum ia dilantik. Keputusan itu, kata Zul, membuat senang warga Sumbawa.
"Sebelum pelantikan tadi, kami merasa bahagia, terutama masyarakat di Pulau Sumbawa, karena Pak Jokowi setuju Universitas Teknologi Sumbawa sebagai Universitas Negeri," ujar Zul di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/9/2018).
Zul berharap dengan berubahnya status menjadi negeri dapat meningkatkan kualitas pendidikan di NTB.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menerangkan, di NTB ada dua pulau besar, yakni Pulau Lombok dan Sumbawa. Namun perekonomian di Pulau Sumbawa, kata dia, tertinggal dibandingkan di Pulau Lombok.
"Salah satu masalahnya karena ketertinggalan di bidang pendidikan. Nah keputusan dan kemauan beliau untuk menegerikan Universitas Teknologi Sumbawa saya kira akan punya dampak signifikan terhadap upgrading human capacity di Sumbawa," jelas Zul.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi sudah berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa pada Juli 2018. Saat bertemu denvan civitas akademika Universitas Teknologi Sumbawa, Kepala Negara menyampaiakan soal tantangan terberat bangsa Indonesia ke depan adalah perubahan zaman yang begitu sangat cepat dan dinamis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai