Suara.com - Heboh pembongkaran makam bayi yang berusia 40 hari oleh masyarakat Senami, Kelurahan Sridadi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh orang tua kandungnya ternyata tidak benar.
Menurut Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Dhadag Anindito, kejadian tersebut berawal dari kecurigaan masyarakat terhadap penemuan makam bayi yang berada di dekat rumah orang tua bayi.
"Awalnya masyarakat curiga adanya penemuan makam tersebut. Setelah itu masyarakat beramai-ramai mendatangi rumah tersebut dan menanyakan makam tersebut. Akhirnya atas izin pemilik rumah, makam tersebut di bongkar dan ditemukan jenazah bayi yang berusia satu bulan setengah," ujar Dhadag Anindito, seperti diwartakan Serujambi.com (jaringan Suara.com), Rabu (19/9/2018).
Menurut dia, setelah proses pembongkaran makam, warga kemudian menanyakan kepada pemilik rumah tentang jenazah bayi tersebut. Diakui oleh pemilik rumah, bahwa jenazah bayi tersebut merupakan anak mereka.
Berdasarkan keterangan dari orang tua, bayi tersebut meninggal dunia karena sakit. Karena orang tua bayi tersebut tidak memiliki biaya, maka bayi tersebut dikuburkan di dekat rumah mereka. Sehingga tidak ada upacara atau prosesi pemakaman seperti pada umumnya.
"Setelah dilakukan pembongkaran, jenazah bayi tersebut kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi luar," Dhadag menerangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?