Suara.com - Polda Metro Jaya akan menyiapkan sebanyak 500 personel pasukan untuk mengamankan area gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pengambilan nomor urut pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2019.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, 500 personel itu nantinya akan ditempatkan di beberapa titik. Para personel ada yang bertugas di luar mengamankan akses masuk ke gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
"Sekitar 500 personel lebih lah yang kita turunkan di sana (KPU) untuk pengamanan berkaitan dengan itu (pengambilan nomor urut)," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/9/2018).
Argo menjelaskan, pengamanan pengambilan nomor urut capres-cawapres itu menjadi bagian operasi khusus dengan sandi Mantap Brata 2018. Operasi tersebut dilakukan khusus mengamankan rangkaian pemilu, khususnya yang akan berlangsung di wilayah DKI Jakarta.
"Jadi berkaitan dengan adanya kegiatan di KPU menjadi bagian dari pada operasi Mantap Brata ya, yang tentunya dari pihak kepolisian akan menurunkan personel untuk pengamanan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir