Suara.com - Polisi berhasil menangkap pelaku pemerkosaan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) bernama SF (48), sekaligus perampokan di rumah warga negara Jerman di Komplek IPTN, Kecamatan Cimanggis, Depok.
Pelaku yang diketahui bernama Asep Maulana (38) diringkus anggota Polresta Depok di kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat.
Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, anggota langsung melakukan penyidikan dan melakukan olah TKP setelah ada laporan ke Polresta Depok.
Hasil olah TKP dan pemeriksaan beberapa saksi berhasil mengidentifikasi pelaku.
"Pelaku berhasil diamankan di Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku melakukan aksinya sendiri," kata Didik, Jumat (21/9/2018) malam.
Pelaku kata Didik tentunya dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 363 dan Pasal 285 tentang persetubuhan dengan ancaman kekerasan.
"Ya berlapis, kita lakukan pemeriksaan secara berlapis. Pelaku terancam hukuman di atas 5 tahun penjara," kata Didik lagi.
Masih di lokasi, alasan Asep Maulana melakukan aksi jahatnya itu karena butuh uang untuk pulang kampung ke Sukabumi.
"Malam itu doang, pas mau pulang ke rumah dari tempat nongkrongan teman di Cibubur jam 2 pagi," ungkapnya
Baca Juga: PRT Warga Jerman Diperkosa Perampok, Polisi Kumpulkan Saksi
"Saya berangkat menuju rumah mewah itu. Gak niat awalnya," kata Asep.
Setelah masuk ke rumah besar Asep mulai mencari barang berharga dan melihat SF berpakaian seksi, hingga terlihat paha.
Ketika melihat paha SF yang sedang tertidur di kamar, nafsu birahi Asep pun memuncak karena sudah lama tidak pulang ke pangkuan istrinya di Sukabumi.
Pelaku pun mengancam korban dengan golok yang sudah disiapkan untuk mengancam korban.
"Saya acam pake golok, supaya jangan teriak. Saya minta dia (SF) layani saya berhubungan intim. Golok saya taro di lantai," ucap Asep.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan