Suara.com - Musisi kondang Ahmad Dhani Prasetyo dilaporkan ke Polda Jatim, Rabu (26/9/2018). Pasalnya suami dari Wulan Jameela ini diduga melakukan penipuan dan atau penggelapan terhadap Zaini Ilyas, 57, warga Sidoarjo.
Pelaporan dugaan penipuan dan atau penggelapan tersebut dilakukan oleh kuasa hukum Zaini Ilyas. Dalam waktu dekat penyidik Polda Jatim bakal memanggil Ahmad Dhani untuk dimintai keterangan.
Mengutip Solopos.com (jaringan Suara.com), kronologis kasus ini berawal ketika korban bersama Ahmad Dhani dan Edy Rumpoko (mantan Wali Kota Batu) mengadakan pertemuan di rumah dinas Walikota Batu pada 4 Mei 2016. Selanjutnya dalam pertemuan itu Dhani menceritakan sedang menggarap proyek villa dari group Singashari di Batu.
Kemudian Dhani menawarkan bantuan modal pada korban sebesar Rp 400 juta dengan keuntungan 5 persen, dan akan dikembalikan selama 1 bulan. Sehingga korban mentransfer sebanyak dua kali dengan nilai total Rp 400 juta. Namun hingga sekarang Dhani hanya mengembalikan Rp 200 juta.
Sementara sisanya beserta nilai keuntungan belum diberikan oleh Dhani. Lalu melalui kuasa hukumnya korban mengirimkan somasi 2 kali dengan tanggapan Dhani akan mengangsur Rp 10 juta, tapi hingga sekarang tidak terealisasi. Merasa dirugikan akhirnya korban melalui kuasa hukumnya melaporkan kasus tersebut ke polda Jatim.
Berita Terkait
-
4 Fakta Penting Soal EMM, Penyakit yang Menyerang Al Ghazali
-
Al Ghazali Disebut Pingsan karena EMM, Penyakit Apa Itu?
-
Dul Jaelani Bela Mulan Jameela, Begini Reaksi Maia Estianty
-
Mengaku Sespri Kapolri, Warga Bogor Tipu Pengusaha Rp 1 Miliar
-
Sempat Mendadak Pingsan, Ternyata Al Ghazali Idap Penyakit Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat