Suara.com - Badrudin (25), (sebelumnya ditulis Abdul) tewas mengenaskan saat dirinya tengah bekerja memasang jaringan internet. Ia meninggal usai tersengat aliran listrik tegangan tinggi di sebuah tiang listrik di Jalan Karang Tengah Raya, Nomor 7, Lebak Bulus, Cilandak, Rabu (26/9/2018).
Suara.com mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemui salah seorang yang memiliki kios makanan burung tak jauh dari TKP bernama Lay (48). Menurut Lay, sebelum tewas tersengat listrik, korban sempat beristrihat untuk minum kopi di warung samping kios miliknya.
"Sebelumnya kan dia pasang di tiang listrik di depan warung itu. Jadi TKP dan tiang listrik di depan warung kan sederetan. Dia sempat ngopi dan istirahat kok," kata Lay di Jalan Karang Tengah Raya Nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018).
Setelah itu, Abdul dan petugas lainnya melanjutkan pekerjaan untuk memasang jaringan internet tersebut. Di saat itulah listrik tegangan tinggi menyengat tubuh Badrudin hingga tewas.
"Ya habis ngopi dia lanjut kerja pasang kabel-kabel itu. Nah saya tidak mengetahui secara persis, tak lama kemudian sudah ramai warga. Saya lihat korban sudah menggantung di atas," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Operasional Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan, Sugeng, membenarkan jika seorang pekerja tewas saat memasang jaringan internet.
"Satu orang meninggal, karyawan jaringan internet," kata Sugeng, Rabu (26/9/2018).
Dia menjelaskan, korban tewas saat memperbaiki jaringan internet yang berdekatan dengan tiang listrik di sebuah restoran pada Rabu siang sekitar pukul 12.45 WIB.
"Sedang perbaikan kabel internet di dekat tiang listrik, dan tersengat aliran listrik PLN," katanya.
Baca Juga: Nikita Mirzani Sebut Artis Senior sebagai Pelakor, Siapa Dia?
Sebanyak lima petugas pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi, untuk mengevakuasi korban yang menggantung di tiang listrik. Korban baru bisa diturunkan sekitar pukul 13.45 WIB.
Penyebab hubungan arus pendek yang mengakibatkan korban tewas di tiang listik belum diketahui. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
"Iya nanti kami selidiki," kata Kapolsek Cilandak Kompol Prayitno saat dikonfirmasi.
Berita Terkait
-
Garis Polisi Masih Terpasang di Lokasi Pekerja Tersengat Listrik
-
Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Cilandak Diduga karena Lalai
-
Ferrari Siapkan Debut Supercar Hybrid dalam Waktu Dekat
-
Yamaha Kerahkan 100 Insinyur Kembangkan Sepeda Motor Listrik
-
Mobil Kolaborasi Toyota dan Suzuki Meluncur Tahun Depan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan
-
Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas
-
Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?
-
KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan
-
Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata
-
Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?
-
Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat
-
Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya