Suara.com - Direktur Utama PT. PLN Sofyan Basir penuhi pangilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1, Jumat (28/9/2018). Sofyan Basir diperiksa untuk penuhi keterangan terhadap tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham.
Pantauan suara.com, Sofyan Basir nampak tenang ketika turun dari mobil dan langsung dibrondong pertanyaan oleh awak media yang telah menunggu.
Sofyan Basir tiba sekitar pukul 10.30 WIB, dengan menggenakan kemeja putih lenggan pendek. Sofyan Basir belum mau banyak menanggapi pertanyaan awak media.
"Nanti ya, sudah ditunggu penyidik," ujar Sofyan di lobi gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018).
Sebelumnya, Sofyan Basir telah penuhi dua panggilan penyidik KPK. Dimana Sofyan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Recourses Limited, Johannes B. Kotjo
Untuk diketahui, Sofyan Basir namanya santer diduga terlibat dalam pembahasan dan berperan dalam memuluskan perusahaan Blackgold untuk menggarap proyek PLTU Riau-1. Dan melakukan pertemuan dengan para tersangka seperti Eni, Idrus Marham, dan Kotjo.
Dalam kasus ini, KPK baru menjerat Eni, bos Blackgold Natural Recourses Limited, Johannes B Kotjo dan mantan Sekrjen Golkar, Idrus Marham terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Eni dan Idrus Marham diduga menerima hadiah atau janji dari Kotjo berupa uang sebesar Rp6,25 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM