Suara.com - Seorang mahasiswa ditemukan tewas setelah terjun bebas dari gedung Kampus Bina Nusantara (Binus) Alam Sutera, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Kamis (4/10/2018).
Korban berinisial RR (21) merupakan mahasiswa tingkat akhir. Ia tewas setelah terjun bebas di gedung kampus Binus Alam Sutera, Kamis siang sekitar pukul 14.30 WIB.
"Jadi awalnya dua saksi tiba-tiba mendengar suara 'duukk' keras sekali dan ketika diperiksa ada mahasiswa sudah terkapar, kepalanya mengeluarkan darah," kata Kapolsek Cipondoh Komisaris Sutrisno.
Sutrisno melanjutkan, para saksi langsung menghubungi polisi dan tenaga medis untuk memeriksa korban.
"Menurut keterangan dari para perawat, korban langsung meninggal di tempat," sambung Sutrisno.
Diduga, korban RR yang warga Poris itu terjun bebas dari lantai 4 gedung kampus. Sebab, lantai kelima gedung itu sudah terpasang kamera pengawas. Sementara peristiwa itu sendiri tak terekam kamera pengawas.
"Diduga korban jatuh antara dari lantai 1 sampai lantai 4. Karena di sana tidak ada CCTV, sedangkan di lantai 5 tidak ada rekaman pergerakan orang saat jam-jam kejadian," terang kapolsek.
Saat ini, jenazah RR sudah dibawa di Rumah Sakit Omni Alam Sutera untuk diautopsi.
Kontributor : Anggy Muda
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Eksobulan Pertama di Alam Semesta
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith