Suara.com - Dana Moneter internasional atau IMF memprediksi tingkat inflasi di Venezuela bakal meningkat tajam. Pada 2019, IMF memperkirakan inflasi Venezuela bisa mencapai 10 juta persen
Seperti dilansir Bloomberg, menurut IMF Kebijakan bertahun-tahun yang salah arah ditambah dengan penurunan dalam produksi hingga terendah tujuh dekade oleh industri minyak yang sangat penting di negara itu telah membuat ekonomi di sana dalam keterpurukan.
Namun, dengan kondisi itu Presiden Venezuela Nicolas Maduro menolak untuk mengontrol harga-harga dan nilai tukar mata uang.
Meski begitu, Maduro telah menaikkan upah minimum 24 kali sejak ia menjabat pada 2013 untuk memerangi inflasi, termasuk peningkatan Agustus lebih dari 3.000 persen menjadi 1.800 bolivares, yang sekarang jumlahnya kurang dari 20 dolar AS per bulan.
Alih-alih dorongan politik yang dituju, tapi perusahaan-perusahaan sekarang memberi tahu para pekerja bahwa perusahaan tidak mampu untuk membayar upah yang lebih tinggi.
Hingga akhir tahun, IMF juga memperkirakan Tingkat inflasi tahunan Venezuela akan melonjak menjadi 1,37 juta persen pada akhir tahun. Hal ini juga dikarenakan pemerintah gagal menutupi kekurangan anggaran yang melebar dengan mencetak uang, menurut laporan dari Dana Moneter Internasional.
Perkiraan itu dari Prospek Ekonomi Dunia IMF terbaru naik dari perkiraan 1 juta persen yang dibuat IMF pada bulan Juli dan lebih dari seratus kali lebih cepat dari estimasi Januari sebesar 13.000 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto