Suara.com - Perempuan bercadar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, bernama Baiq Riny Ariyani, mendadak tenar di media sosial, gara-gara ia terdaftar sebagai calon anggota legislatif (Caleg) pada Pemilu 2019.
Pasalnya, dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) yang dipublikasikan KPU setempat, Riny tetap mempertahankan gaya berbusananya, yakni bercadar.
Riny sendiri, seperti diberitakan Portalsatu—jaringan Suara.com, Rabu (17/10/2018), mengakui maju sebagai caleg untuk memperjuangkan agar cadar tak diidentifikasi sebagai simbol terorisme maupun radikalisme Islam.
"Hati saya terpanggil untuk mewakili kaum muslimah. Terutama pemakai pakaian Syar’i yang menjadi polemik, dan selalu diidentifikasi sebagai radikalis," tutur Riny.
Ia menegaskan, tidak semua perempuan bercadar apatis terhadap situasi politik maupun kondisi kebangsaan. Riny bertekad, melalui Pemilu 2019, dirinya membuktikan perempuan bercadar adalah bagian dari politik Indonesia.
"Kami, perempuan bercadar, juga mau ambil bagian dalam membangun Indonesia,” tukas perempuan mantan penyanyi kafe ini.
Riny menjadi Caleg Partai Bulan Bintang dari daerah pemilihan Mataram 1. “Saya berharap keikutsertaan saya tak diremehkan,” tandasnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Portalsatu.com dengan judul “Viral, Perempuan Bercadar Maju Jadi Caleg”
Baca Juga: BNI Life Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Korban Gempa Palu
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar