Suara.com - Menjelang Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019, hati-hati dalam memilih calon legislatif alias caleg. Bisa jadi, calon yang akan dipilih bermasalah. Perempuan di Tanah Datar, Sumatera Barat berinisial SKD menjadi contoh. Caleg salah satu partai besar ini diciduk polisi lantaran ketahuan menggunakan narkoba jenis sabu.
Perempuan 46 tahun itu tak sendiri, ia ditangkap bersama dua teman laki-lakinya yakni Y alias Uyung (35) dan R (30).
SKD adalah warga Jorong Tangah Padang, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, ia diketahui merupakan caleg yang sudah masuk dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) yang dikeluarkan KPU dan terdaftar di Dapil 1 Tanah Datar.
Perempuan itu ditangkap polisi pada Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia ketahuan tengah asyik mengisap sabu di daerah Jorong Mudik Lindan, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara, Tanah Datar, Sumbar.
Dari keterangan polisi, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebut di rumah milik Y alias Uyung kerap menjadi tempat penggunaan narkoba.
"Atas informasi tersebut Sat Res Narkoba dipimpin AKP Syafrinal, dibantu Kapolsek Lintau Buo Utara melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Disaksikan oleh Wali Jorong dan ketua pemuda setempat," ujar Kapolres AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kasubag humas IPTU Marjoni Usman seperti diwartakan minangkabaunews.com (jaringan Suara.com).
Menurut Marjoni, dari tangan tiga tersangka itu disita barang bukti berupa 1 paket sedang dan 2 paket kecil narkoba jenis sabu. Kemudian telepon genggam merek Vivo warna emas, satu buah kaca pirek beserta alat hisap lainnya serta satu pak plastik bening.
"Tersangka telah kita giring ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut," imbuh dia.
Berita ini sebelumnya telah terbit di laman minangkabaunews.com dengan judul 'Nyabu, Caleg Perempuan Partai Besar Ini Dibekuk Satresnarkoba Tanah Datar Bersama 2 Rekan Prianya'
Baca Juga: Lawan Islandia, Mbappe Selamatkan Prancis dari Kekalahan
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan