Suara.com - Seorang lelaki bernama Candra (42), tewas tenggelam saat tengah mandi di aliran sungai Cianten yang berada di Kampung Sirna Sari, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban tengah mandi pagi di pinggiran aliran sungai Cianten sekitar pukul 08.00 WIB pada Sabtu (20/10/2018).
"Korban mandi dengan posisi jarak sekitar 1 meter dari bibir sungai. Lalu korban hanyut terbawa arus," kata Ita, kepada Suara.com, Minggu (21/10/2018).
Korban yang terseret sempat berteriak minta tolong. Namun, derasnya air akhirnya menenggelamkan korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, kemudian melaporkannya kepada polisi dan Tim SAR.
"Setelah dilakukan pencarian, korban baru ditemukan 7 jam kemudian berjarak sekitar 100 meter dari lokasi awal. Korban sudah meninggal dunia," jelasnya.
Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap korban karena menerima kejadian ini sebagai musibah.
"Keluarga sudah ikhlas dengan kejadian ini. Menurut keterangan mereka kornan memang tidak punya keahlian berenang, tetapi memang sering mandi di sungai," tutup Ita.
(Rambiga)
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Diduga Pesawat Luar Angkasa Alien Hanyut di Pantai, Ternyata...
Berita Terkait
-
Siap-siap, Jalur Puncak Bakal Diterapkan Sistem Ganjil Genap
-
Korban Pembunuhan dengan Alat Vital Terpotong Dikenal Tertutup
-
Sadis, Pria Paruh Baya Bunuh dan Potong Alat Vital Teman Lelaki
-
Kakek Penjual Cilok Tewas di Depan Kios Tambal Ban
-
Dijebak, Siswi SMK Berjilbab Tewas Depresi karena Diperkosa 8 ABG
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim