Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mulai menyebabkan genangan air di beberapa daerah, termasuk kota Bekasi, Jawa Barat.
Dilansir ANTARA, sejumlah ruas jalan di kota Bekasi mulai tergenang air karena tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir.
"Ada sedikitnya lima ruas jalan umum di kota Bekasi yang tergenang di beberapa titik, yaitu Jalan Siliwangi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Agus Salim dan Jalan Pekayon-Jatiasih dekat pom bensin," kata Wakil Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Karsono di Bekasi, Minggu (28/10/2018).
Selain itu, sejumlah jalan lingkungan di beberapa perumahan juga terpantau memiliki genangan, di antaranya Jalan Utama Perumahan Cikas, Jalan Utama Perumahan Narogong, dan Jalan Utama Perumahan Rawalumbu.
Memasuki musim hujan masyarakat di Kota Bekasi diminta untuk mewaspadai genangan di sejumlah jalan karena kerap mengakibatkan kemacetan serta kerusakan mesin kendaraan.
Karsono mengatakan, penyebab utama genangan air di sejumlah ruas jalan itu adalah sistem drainase yang mengalami sumbatan akibat sedimentasi sampah atau lumpur.
Menurut dia, genangan air bisa mencapai 20 hingga 30 centimeter sehingga membuat ruas jalan tersebut tidak dapat dilalui seluruh jenis kendaraan.
"Mobil yang agak ceper biasanya harus putar balik untuk menghindari kerusakan. Ini pemicu kemacetan, karena kecepatan pasti berjalan rendah," ujarnya.
Selain ruas jalan yang sering tergenang saat musim hujan, di Kota Bekasi juga terdapat wilayah yang kerap banjir.
Baca Juga: Hujan Disertai Angin Kencang, 6 Mobil Tertimpa Pohon, Dua Luka
"Banjir yang agak parah di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Pengasinan, Kelurahan Pekayon Jaya, Perumahan Jatimulya, dan Pondok Hijau Permai bisa mencapai satu meter tingginya, tambahnya.
Lokasi lainnya adalah Perumahan Jatimulya, perbatasan Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dengan Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi dengan tinggi air mencapai 30 hingga 50 sentimeter. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004