Suara.com - Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Suprianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan penertiban di sepanjang Kali Item, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penertiban itu untuk mengantisipasi aksi pencurian baut pada besi penyangga jaring atau waring di Kali Item.
Penertiban dan penjagaan itu dilakukan polisi mulai pukul 24.00 WIB, setiap hari. Sebab, sejak sore hingga pagi banyak anak muda yang kerap nongkrong di pinggir Kali Item.
"Kita sering ada penertiban di sepanjang Kali Item setiap jam 12 malam untuk penertiban dan antisipasi pencuri besi-besi itu," ujar Suprianto saat dihubungi Suara.com.
Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat terkait pencurian baut di kawasan Kali Item. Belum adanya laporan, membuat polisi belum bisa memulai penyelidikan.
"Ya kan belum ada yang laporan. Jadi kita juga tidak bisa nindak.Tapi kalau nanti kedapatan dengan kami sedang mencuri, pasti kami tangkap, tindakan tegas," katanya.
Hilangnya baut penyangga jaring di Kali Item mencuat pasca perhelatan Asian Games dan Asian Paragames beberapa waktu lalu. Jaring-jaring yang menutupi kali itu awalnya diperuntukan untuk meredam bau tidak sedap dari kali agar tidak menganggu kenyamanan para atlet yang ada di dalam wisma Atlet Kemayoran.
Di mana posisi Kali Item berada tepat di belakang wisma atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari penuturan warga di sekitar lokasi, baut tersebut diduga dicuri oleh untuk dijual, bahkan untuk senjata tawuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?