Suara.com - Tidak hanya baut yang ada di besi penyangga jaring di Kali Item yang kerap dicuri warga. Jaring yang menutupi kali di belakang wisma atlet Kemayoran, Jakarta Pusat itu juga bolong-bolong di beberapa bagian.
Dari pantauan Suara.com, beberapa bagian jaring ada yang bolong sebesar telapak tangan orang dewasa hingga selebar satu meter. Akibatnya, banyak warga yang nekat membuang sampah masuk ke dalam Kali Item.
"Banyak yang bolong. Soalnya banyak yang buang putung rokok ke jaring. Jadi jaringnya kebakar dan bolong," ujar Jaenudin, salah satu petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup saat ditemui Suara.com di Kali Item, Kamis (25/10/2018).
Menurut dia, banyak anak-anak muda yang nongkrong di sepanjang Kali Item menjelang sore hingga subuh. Ia menduga ada pemuda tidak bertanggung jawab yang membuang rokok sembarangan sehingga jaring pun bolong terbakar.
" Banyak yang buang rokok sembarangan pak. Itu mah sudah jadi hal biasa di sini, gak usah kaget lagi," ujar dia.
Tidak hanya itu, Suara.com juga banyak menemukan tumpukan sampah yang berada di atas jaring penutup Kali Item. Sampah tersebut terlihat tergeletak menggantung di atas jaring dan dibiarkan begitu saja.
Tak hanya jaringnya yang bolong dan rusak. Akibat ulah tangan-tangan jahil, sejumlah baut pengait jaring di Kali Item juga banyak dicuri.
Permasalahan hilangnya baut penyangga jaring di Kali Item mencuat pasca-perhelatan Asian Games dan Asian Paragames beberapa waktu lalu. Jaring-jaring yang menutupi kali itu awalnya diperuntukan untuk meredam bau tidak sedap dari kali agar tidak menganggu kenyamanan para atlet yang ada di dalam wisma atlet.
Baca Juga: Kelola Lahan Rawa, Kementan Perkenalkan Polder Mini di HPS 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah