Suara.com - Satu lagi kantong jenazah berisi potongan tubuh kembali datang dari kapal TNI Sikuda. Kantong Jenazah tersebut berisi potongan badan korban jatuhnya pesawat Lion Air jenis Boing 737 Max 8 yang jtuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Penemuan satu kantong jenazah ini menambah jumlah kantong jenazah menjadi 49 yang berhasil ditemukan. Kantong jenazah tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Polri.
"Tadi kantong jenazah diantar kapal TNI sekitar jam 08.00 pagi. Isinya potonan-potongan badan. Ini mau langsung di bawa ke RS Polri," kata Ipda Suprianto, salah satu petugas polisi yang memantau proses pemeriksaan jenazah, Rabu (31/10/2018).
Kapal Sikuda yang membawa kantong jenazah tersebut pun langsung kembali ke lokasi jatuhnya pesawat Lion Air guna melanjutkan proses evakuasi. Dari pantauan Suara.com di terminal JICT, Tanjung Priok, baru satu kantong jenazah yang datang per hari ini.
Untuk diketahui, pesawat Lion Air JT610 take off dari Bandara Soekarno Hatta, pada pukul 6.20 WIB. Pesawat tesebut menuju Bandara Udara Depati Amir, Pangkal Pinang. Pesawat hilang kontak sekitar pukul 6.33 WIB saat 13 menit mengudara.
Pesawat diketahui jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Diperkirakan seluruh penumpang didalam pesawat tewas.189 penumpang itu terdiri atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith