Suara.com - Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu kembali mengevakuasi delapan jenazah di lokasi likuifaksi Kelurahan Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Rabu (31/10/2018).
"Kami menurunkan dua tim melakukan evakuasi dibantu warga setempat, " kata Kepala Basarnas Palu Basrano di Palu, Rabu.
Basrano menyebut personel yang dikerahkan sebanyak 10 orang dibantu potensi SAR lainnya sebanyak 13 orang, sehingga total yang melakukan pembersihan dilokasi likuifaksi 23 orang, proses evakuasi dilakukan secara manual.
Selain itu, Basarnas juga menurunkan satu unit truk pengangkut personel, dua unit mobil trail membantu proses evakuasi.
Dari delapan jenazah itu, tujuh jenazah telah diketahui identitasnya antara lain Nur Intan perempuan 41 tahun, Sifa Nasila perempuan 13 tahun, Linda perempuan 50 tahun, Lasri perempuan 23 tahun, Ikbal laki-laki 25 tahun, Azila perempuan 3 tahun dan Siti Ria perempuan 69 tahun. Sedangkan satu jenazah lagi belum diketahui identitasnya.
Jenazah baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.30 WITA menggunakan peralatan manual.
"Ketujuh jenazah yang dievakuasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan, proses evakuasi dimulai pukul 10.15 WITA," ujarnya seperti dilansir Antara.
Basrano menjelaskan evakuasi dilakukan berdasakan laporan warga sehingga tim SAR langsung bergerak menuju titik jenazah ditemukan.
Hingga kini total korban dievakuasi oleh Tim Basarnas sebanyak 957 orang, 86 selamat dan 871 meninggal dunia.
Baca Juga: Solari Debut, Real Madrid Menang Telak di Copa del Rey
Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,4 pada Skala Richter menyulut tsunami dan likuifaksi meluluh lantakan Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, dua ribu lebih korban jiwa dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra