Suara.com - Polisi menggelar rekontruksi kasus pembunuhan kasir Hotel Milenium bernama Ida (23), Senin (5/11/2018), hari ini. Rekonstruksi itu digelar di tempat korban bekerja di Jalan Nusantara, Tanjungbalai Karimun. Adanya rekontruksi kasus ini, warga sekitar pun mengerumuni Hotek Milenium sejak pagi tadi.
Sejumlah polisi berpakaian dinas dan biasa tampak berjaga di lokasi rekontrukssi. M. Syahyuda, tersangka kasus pembunuhan itu pun tampak dihadirkan untuk memeragakan kronologis pembunuhan terhadap kasir cantik tersebut.
Berdasarkan pantauan Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Syahyuda yang mengenakan baju tahanan warna oranye itu tampak dengan kondisi tangan terborgol.
Kondisi sekitar hotel tampak ramai. Terlihat kerabat mendiang Ida sengaja hadir untuk menyaksikan reka ulang (rekonstruksi) pembunuhan gadis cantik itu.
Dari jajaran kepolisian, selain para petugas juga tampak Kasat Reskrim AKP Lulik Febyantara juga terlihat berada di kerumunan anggota, mengenakan kemeja putih lengan panjang, serta juga hadir pihak dari Kejaksaan Negeri Karimun.
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun, berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Hotel Milenium, Sabtu (29/9/2018) malam.
Pelaku bernama M Syahyuda merupakan warga Tanjungbalai Asahan. Korban diciduk Syahyuda di sebuah warnet di Jalan Nusantara, Karimun. Sebelum dibunuh, Syahyuda diduga berniat hendak memperkosa korban.
Berita ini kali pertama diwartakan Batamnews.co.id dengan judul: "Rekonstruksi Pembunuhan Kasir Hotel Milenium, Polisi Kawal Ketat Syahyuda"
Baca Juga: Miris, Nelayan di Batam Nekat Gantung Diri di Depan Anak Istri
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?