Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menargetkan proses sertifikasi tanah di seluruh wilayah DKI Jakarta akan rampung pada 2019. Proses percepatan sertifikasi tanah dilakukan guna menghindari adanya mafia tanah.
Sofyan mengatakan, sertifikasi tanah di kota-kota besar di Indonesia menjadi target utama untuk segera diselesaikan. Nantinya, DKI akan menjadi salah satu kota yang sedang dikejar target penyelesaiannya untuk meminimalisir sengketa lahan.
"Insyaallah Jakarta dengan dukungan Pak Gubernur tahun depan kita sudah selesaikan mendaftarkan seluruh tanah di Jakarta," kata Sofyan saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).
Sofyan menjelaskan, dengan adanya sertifikasi tanah maka sengketa lahan yang selama ini sering terjadi dapat terhindari. Selain Jakarta, ada beberapa kota lainnya yang telah selesai proses sertifikasi tanah antara lain Solo, Magelang, dan Bandung.
"Begitu tanah telah terdaftar semua, yang bersengketa kita selesaikan sengketanya, yang kurang dokumen, kita akan umumkan kurang dokumen, yang sudah ada sertifikat sebelumnya, duduknya nggak pas, kita dudukan," ungkap Sofyan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, Pemprov DKI memberikan dukungan penuh terhadap realisasi program dari pemerintah pusat ini. Anies mengatakan akan mengalokasikan Rp64 miliar untuk pendanaan bidang tanah.
"Pada 2018 kita alokasikan sebesar Rp120 miliar dan 2019 kita mengalokasikan Rp64 miliar untuk membantu pendanaan 525.000 bidang tanah di DKI," pungkas Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT